(0 pemilihan)

MATERI EKTRA SEM 2 SESI 1

Februari 05, 2021
etc

MATERI PJJ  EKSTRA KURIKULER KEPRAMUKAAN

GUGUSDEPAN BANTUL 07011-07012

PANGKALAN SMAN 1 PLERET

                                                       

Pertemuan    : I (satu)

Materi          : SKU &TKU

SYARAT-SYARAT KECAKAN UMUM DAN TANDA KECAKAPAN UMUM

( SKU & TKU )

Sistem Tanda Kecakapan adalah salah satu Metode Kepramukaan untuk mendorong dan merangsang Pramuka Penegak agar memiliki kecakapan untuk pengembangan pribadinya. Tanda Kecakapan bukan merupakan tujuan tapi merupakan alat pendidikan untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka. Pramuka Penegak akan mendapat Tanda Kecakapan apabila telah menyelesaikan syarat-syarat kecakapan (telah diuji) dari pembinanya sebagai penghargaan atas kecakapan yang diraihnya.

Pembina harus menjamin bahwa kecakapan yang dimiliki Pramuka Penegak cukup dapat dipertanggung jawabkan, dengan pengertian bahwa Pramuka Penegak memperoleh Tanda Kecakapan sesuai dengan prosedur setelah memenuhi syarat-syarat kecakapan yang diinginkan atau diminati.

Kecakapan dalam Gerakan Pramuka terdiri atas:

  1. Kecakapan Umum.
  2. Kecakapan Khusus

Kecakapan Umum Pramuka Penegak adalah kecakapan yang wajib dipenuhi Pramuka Penegak untuk pengembangan pribadinya.

Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka Penegak adalah syarat-syarat kecakapan yang wajib dipenuhi oleh pramuka Penegak untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Umum (TKU). TKU Pramuka Penegak merupakan tanda kecakapan setelah memenuhi syarat-syarat kecakapan umum sesuai dengan tingkatannya.

SKU dan TKU Pramuka Penegak memiliki 2 (dua) tingkatan yaitu SKU dan TKU Penegak Bantara dan Penegak Laksana . Adapun bentuk TKU Penegak adalah sebagai berikut:

 Kecakapan Khusus Pramuka Penegak adalah kecakapan, kepandaian, kemahiran, ketangkasan, keterampilan di bidang tertentu yang dimiliki Pramuka Penegak sesuai dengan minat dan bakatnya.

SKK adalah syarat-syarat kecakapan sesuai dengan minat dan bakat Penegak yang harus dipenuhi untuk mendapatkan TKK.

TKK merupakan tanda kecakapan bagi Pramuka Penegak setelah menempuh syarat-syarat khusus sesuai dengan minat dan bakatnya.

Selain kecakapan tersebut Penegak dapat memperoleh Tanda Pramuka Garuda sebagai kecakapan yang diberikan kepada Pramuka Penegak setelah memenuhi Syarat-syarat Pramuka Penegak Garuda (lihat PP Pramuka Garuda).

Cara Penyelesaian SKU

Cara menyelesaikan SKU dilakukan melalui ujian SKU. Ujian SKU adalah menilai kecakapan pramuka Penegak untuk memperoleh Tanda Kecakapan Umum (TKU), sehingga kecakapan yang dimiliki Penegak benar-benar dapat dipertanggung jawabkan dan  memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan sesuai dengan keadaan dan kemampuan Penegak.

Bagi Pembina Penegak ujian SKU merupakan salah satu usaha untuk meyakini:

  1. hasil proses pendidikan yang telah diselenggarakan.
  2. usaha yang dilakukan Penegak.
  3. kemampuan Pembina dalam melaksanakan tugasnya.

Penguji SKU adalah pembina yang langsung membina Penegak. Pembina yang bersangkutan dapat meminta orang lain di luar anggota Gerakan Pramuka untuk menguji. Misalnya orang yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu, orang tua atau wali Penegak.

              Tugas  !!!

Setelah mempelajari materi di atas, silakan masuk Google Classroom yang telah disediakan oleh kakak-kakak DA dan jawablah pertanyaan tersebut dengan benar!


Pertemuan : 2(Dua)

 Materi : Pengujian SKU dan Tanda Kecakapannya

           

PENGUJIAN SKU  dan TANDA KECAKAPANNYA

 

SKU merupakan alat pendidikan yang dapat menjadi pendorong bagi Penegak untuk berusaha memiliki pengetahuan, kecakapan dan keterampilan yang dipersyaratkan.

Pembina Pramuka Penegak baik secara formal maupun informal selalu memberikan motivasi kepada para Pramuka Penegak untuk menyelesaikan SKU pada tingkatan yang sesuai dengan kondisi peserta didik masing-masing.

  1. Cara Menguji SKU
    • Dalam menguji SKU, Penguji harus memperhatikan :
      1. Keadaan masyarakat setempat :
        • Adat istiadat setempat.
        • Kebiasaan penduduk setempat.
        • Keadaan dan kemungkinan-kemungkinan yang ada setempat.
        • Pembatasan-pembatasan yang ada setempat.
      2. Kemampuan anggota, antara lain :
        • Usaha yang telah dilakukannya
        • Keadaan jasmaninya
        • Bakatnya
        • Kecerdasannya
        • Sifat dan wataknya
        • Hasrat dan minatnya
        • Kebutuhannya
        • Keuletannya
        • Kemandirian
  • Ujian SKU dilakukan secara perorangan, satu demi satu, tidak secara kelompok.
  • Ada butir-butir SKU yang harus dilaksanakan secara kelompok, tetapi penilaian tetap dijalankan pada perorangan.
  • Pembina Pramuka harus membimbing, merangsang, dan membantu Calon Penegak agar aktif berusaha memenuhi SKU.
  • Pelaksanaan ujian SKU dilakukan :
    1. menguji mata ujian satu demi satu sesuai dengan butir SKU yang dikehendaki oleh Calon
    2. waktu dilakukan atas kesepakatan antara Penguji dan Calon Penegak yang akan diuji.
    3. Sedapat-dapatnya dalam bentuk praktik dan secara
  • Tidak boleh seorang Calon Penegak dinyatakan lulus SKU tanpa melalui ujian.
  • Dalam melaksanakan ujian SKU, Penguji harus mengusahakan adanya variasi, sehingga peserta didik tertarik dan tidak merasa takut untuk menempuh ujian SKU, misalnya ujian SKU dilaksanakan dalam suatu perkemahan.
  • Dalam melaksanakan ujian SKU, Penguji harus memperhatikan segi-segi keamanan, keselamatan, dan batas kemampuan jasmani yang diuji.
  • Didasarkan pengetahuan dan pengalaman dan bakti yang pernah dialami 10)Menghargai semua kreatifitas, inovasi, penghayatan terhadap materi SKU.
  • Pembina yang bersangkutan dalam proses menguji SKU Penegak dapat meminta bantuan orang dewasa diluar Gerakan Pramuka yang memiliki kompetensi, namun penyelesaian akhir menjadi tanggung jawab pembinanya.
  • Menggunakan sistem Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, dan penekanannya pada Tut Wuri Handayani
  • Didasarkan pada kebutuhan lingkungan yang mempengaruhi kehidupan calon Penegak dan Penegak Bantara.
  • Didasarkan pada kemajuan dan pengetahuan teknologi informatika 15)Menghargai semua kreatifitas, inovasi, penghayatan terhadap materi SKU.
  • Program penyelesaian butir-butir SKU wajib dibuat oleh calon Penegak dan Penegak Bantara sesuai kesempatan dan waktu yang dipilihnya dan diserahkan kepada Pembina yang bersangkutan.
  • Pembina dalam proses menguji SKU Penegak dapat meminta bantuan orang dewasa diluar Gerakan Pramuka yang memiliki kompetensi, namun penyelesaian akhir menjadi tanggung jawab pembinanya.
  1. Tanda Kecakapan Umum

Tanda Kecakapan Umum (TKU) merupakan tanda kecakapan yang diberikan  kepada peserta didik setelah menyelesaikan SKU melalui ujian-ujian yang dilakukan oleh Pembinanya.

TKU untuk Pramuka Penegak disematkan di lidah bahu, dilakukan dalam suatu upacara pelantikan.

Upacara Pelantikan kenaikan tingkat pada Pramuka Penegak dilaksanakan ketika terjadi kenaikan tingkat:

  1. dari calon Penegak menjadi Penegak Bantara;
  2. dari Penegak Bantara menjadi Penegak Laksana;

Para penyandang TKU hendaknya selalu berusaha menjaga kualitasnya sehingga dapat menjadi contoh dan panutan teman-temannya, disamping itu yang bersangkutan mempunyai hak untuk menyelesaikan SKU berikutnya.

SKU dan TKU merupakan alat pendidikan, karena itu Pembina tetap menyikapinya sebagaimana yang diharapkan, dengan kata lain para pemakai tanda kecakapan hendaknya selalu dijaga agar mereka sebelum disemati tanda kecakapan harus melalui proses yang benar sehingga tanda kecakapan tersebut didukung oleh kemampuan dan perilaku pemakainya

Pembina Pramuka Penegak hendaknya terus-menerus memberikan motivasi kepada Pramuka Penegak agar tetap menjaga kualitas dan perilakunya selaras dengan TKU sehingga sebagai Pramuka Penegak mereka memiliki pengalaman dan kenangan ketika menjadi Penegak Bantara dan Penegak Laksana.

Pertemuan       : 3 (Tiga)

Materi             : Kepenegakan

1. Pendahuluan

Penegak adalah anggota muda Gerakan Pramuka yang berusia 16 – 20 tahun. Secara umum usia tersebut disebut masa sosial (Kohnstam) atau disebut juga masa remaja awal yaitu masa pencarian jati diri, memiliki semangat yang kuat, suka berdebat, kemauannya kuat, agak sulit dicegah kemauannya apabila tidak melalui kesadaran rasionalnya, ada kecenderungan agresif, sudah mengenal cinta dengan lain jenis kelamin. Bagi Pramuka penegak sifatnya agak berbeda dengan anak muda lainnya yang belum Pramuka karena sosialitss mereka sudah mulai tinggi, senang berkelompok, dan penegak biasanya kreatif serta suka berkarya, tingkat kepatuhannya lebih tinggi dibandingkan dengan yang bukan Pramuka

2. Materi Pokok

A. Ambalan Penegak.

   Ambalan adalah kumpulan dari 2 - 4 sangga.

  1. Ambalan adalah Satuan kelompok Pramuka Penegak yang terdiri atas 12 – 32 Pramuka Penegak.
  2. Nama Ambalan umumnya menggunakan nama pahlawan.
  3. Ambalan dipimpin oleh seorang Ketua disebut Pradana yang dipilih berdasarkan musyawarah anggota ambalan. Susunan ambalan sebagai berikut :
  4. Pradana dan wakil Pradana.
  5. Kerani atau sekretaris.
  6. Bankir atau bendahara.
  7. Juru adat atau pemangku adat yakni yang memimpin tata cara adat ambalan yang pada hakikatnya adalah penjaga kode etik ambalan.
  8. Pengurus lain yang diperlukan dalam ambalan.

B. Sangga

Satuan terkecil penegak yang terdiri dari 5 - 9 orang disebut SANGGA

  1. Arti kata SANGGA adalah rumah kecil (gubug, saung) tempat merencanakan berbagai kegiatan. Nama Sangga disusun sesuai dengan kiasan dasar yakni: Sangga Perintis, Penegas, Pendobrak, Pencoba dan Sangga Pelaksana.
  2. Pemimpin sangga, tiap sangga memiliki pemimpin sangga dan wakil pemimpin sangga yang dipilihdari hasil musyawarah sangga.
  3. Pembina sangga, setiap sangga penegak idealnya harus memiliki pembina sangga

C. Perlengkapan Ambalan

  1. Perlengkapan Fisik,  Ambalan yang ideal memiliki markas Ambalan, yakni tempat dimana ambalan itu berkumpul.
  1. Pembina Ambalan ,Sesuai dengan metode satuan terpisah maka pembina Ambalan putra harus seorang pria, dan ambalan Putri harus seorang wanita.
  1. Instruktur,  Ambalan yang menginginkan materi - materi sebagaibekal keterampilan dalam hubungannya dengan life skill.

D. Peminatan 

Di dalam Gerakan Pramuka terdapat lembaga-lembaga yang dapat memberikan pendidikan khusus yang menjurus kepada peminatan yang disebut dengan Satuan Karya (Saka).

 

 E. Dewan Penegak ( Dewan Ambalan )

Dewan ambalan penegak terdiri dari :

  1. Ketua dewan Penegak dipegangoleh Pradana.
  2. Seorang wakil ketua, seorang sekretaris, dan seorang bendahara serta beberapa anggota dipilih dari para pemimpin sangga atau wakil pemimpin sangga.

Tugas Dewan Penegak:

1) Menyusun perencanaan, pemrograman, pelaksana program dan mengadakan penilaian atas pelaksanaan kegiatan.

2) Menjalankan dan mengamalkan semua keputusan dewan.

3) Mengadministrasikan semua kegiatan satuan.

4) Keputusan Dewan dibuat secara demokratis

 

 F. Dewan KehormatanPenegak

Dewan Kehormatan Penegak adalah dewan yang dibentuk untuk mendampingi Dewan Satuan dengan Tugas :

  1. Membahas proses pelantikanseorang penegak.
  2. Membahas proses pemilihan dan pelantikan pemimpin satuan.
  3. Membahas tentang pemberian penghargaan atas prestasi penega9.
  4. Membahas tentang tindakan astas pelanggaran kode kehormatan penegak.
  5. Membahas tema rehabilitasi anggota satuan.

G. Kegiatan Penegak

Kegiatan Penegak adalah kegiatan yang berkarakter, dinamis, progresif, menantang, bermanfaat bagi diri dan masyarakat lingkungannya. Kegiatan Penegak berasal dari Penegak, oleh Penegak, dan untuk Penegak, walaupun tetap di dalam tanggungjawab Pembina Penegak.

Baca 2364 kali Terakhir diubah pada Jumat, 26 Februari 2021 06:00
Selengkapnya di dalam kategori ini: « EKTRA PRAMUKA PSMP KLS X »