Info Sekolah

Info Sekolah (7)

Senin, 06 November 2023 11:24

Dewan Tonti

Ditulis oleh

DEWAN TONTI SATTYA MANGGALA SMAN 1 PLERET

NO

SEKSI BIDANG DAN RINCIAN TUGASNYA

1.

Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa :

a

Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing;

b

Memperingati hari-hari besar keagamaan;

c

Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama;

d

Membina toleransi kehidupan antar umat beragama;

e

Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa keagamaan;

f

Mengembangkan dan memberdayakan kegiatan keagamaan di sekolah.

2.

Pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia :

a

Melaksanakan tata tertib dan kultur sekolah;

b

Melaksanakan gotong royong dan kerja bakti (bakti sosial);

c

Melaksanakan norma-norma yang berlaku dan tatakrama pergaulan;

d

Menumbuhkembangkan kesadaran untuk rela berkorban terhadap sesama;

e

Menumbuhkembangkan sikap hormat dan menghargai warga sekolah;

f

Melaksanakan kegiatan 7K (Keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kedamaian dan kerindangan).

3.

 Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara :

a

Melaksanakan upacara bendera pada hari senin dan /atau hari sabtu, serta hari-hari besar nasional;

b

Menyanyikan lagu-lagu nasional (Mars dan Hymne);

c

Melaksanakan kegiatan kepramukaan;

d

Mengunjungi dan mempelajari tempat-tempat bernilai sejarah;

e

Mempelajari dan meneruskan nilai-nilai luhur, kepeloporan, dan semangat perjuangan para pahlawan;

f

Melaksanakan kegiatan bela negara;

g

Menjaga dan menghormati simbol-simbol dan lambang-lambang negara;

h

Melakukan pertukaran siswa antar daerah dan antar negara.

4.

 Pembinaan prestasi akademik, seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat :

 

a

Mengadakan lomba mata pelajaran/program keahlian;

 

b

Menyelenggarakan kegiatan ilmiah;

 

c

Mengikuti kegiatan workshop, seminar, diskusi panel yang bernuansa ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek);

 

d

Mengadakan studi banding dan kunjungan (studi wisata) ke tempat-tempat sumber belajar;

 

e

Mendesain dan memproduksi media pembelajaran;

 

f

 Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian;

 

g

 Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah;

 

h

 Membentuk klub sains, seni dan olahraga;

 

i

 Menyelenggarakan festival dan lomba seni;

 

j

 Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga.

 5.

Pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural :

 

a

Memantapkan dan mengembangkan peran siswa di dalam OSIS sesuai dengan tugasnya masing-masing;

 

b

Melaksanakan latihan kepemimpinan siswa;

 

c

Melaksanakan kegiatan dengan prinsip kejujuran, transparan, dan profesional;

 

d

Melaksanakan kewajiban dan hak diri dan orang lain dalam pergaulan masyarakat;

 

e

Melaksanakan kegiatan kelompok belajar, diskusi, debat dan pidato;

 

f

Melaksanakan kegiatan orientasi siswa baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan;

 

g

 Melaksanakan penghijauan dan perindangan lingkungan sekolah.

6.

Pembinaan kreativitas, keterampilan dan kewirausahaan :

a

Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna;

b

Meningkatkan kreativitas dan keterampilan di bidang barang dan jasa;

c

Meningkatkan usaha koperasi siswa dan unit produkdsi;

d

Melaksanakan praktek kerja nyata (PKN)/pengalaman kerja lapangan (PKL)/praktek kerja industri (Prakerim);

e

Meningkatkan kemampuan keterampilan siswa melalui sertifikasi kompetensi siswa berkebutuhan khusus;

7.

Pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi  :

a

Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat;

b

Melaksanakan usaha kesehatan sekolah (UKS);

c

Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (narkoba), minuman keras, merokok, dan HIV AIDS;

d

Meningkatkan kesehatan reproduksi remaja;

e

Melaksanakan hidup aktif;

f

Melakukan diversifikasi pangan;

g

Melaksanakan pengamanan jajan anak sekolah.

8.

Pembinaan sastra dan budaya :

a

Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra;

b

Menyelenggarakan festival/lomba, sastra dan budaya;

c

Meningkatkan daya cipta sastra;

d

 Meningkatkan apresiasi budaya.

9.

Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) :

a

Memanfaatkan TIK untuk memfasilitasi kegiatan pem-belajaran;

b

Menjadikan TIK sebagai wahana kreativitas dan inovasi;

c

Memanfaatkan TIK untuk meningkatkan integritas kebangsaan.

10.

Pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris :

a

Melaksanakan lomba debat dan pidato;

b

Melaksanakan lomba menulis dan korespodensi;

c

Melaksanakan kegiatan English Day;

d

Melaksanakan kegiatan bercerita dalam bahasa Inggris (Story Telling);

Senin, 06 November 2023 11:15

Palang Merah Remaja (PMR)

Ditulis oleh

PALANG MERAH REMAJA  SMAN 1 PLERET

NO

Jabatan

Tugas

1.

Seksi Bidang Humas

1.      Memberikan informasi tentang perkembangan organisasi yang cukup terhadap semua perangkat organisasi PMR;

2.      Memberikan informasi kebijakan organisasi, kegiatan maupun kerjasama organisasi dengan pihak lain;

3.      Menjalain hubungan kerja sama dengan pihak lain;

4.      Mengembangkan media sarana pelayanan informasi interaktif;

5.      Mencatat atau mendokumentasikan semua kegiatan.

7

Seksi Bidang Sumber Daya Manusia

1.      Memberikan pelatihan kepemimpinan kepada setiap anggota

2.      Pembinaan dan pengembangan bakat untuk meningkatkan keterampilan serta wawasan anggota

3.      Memberikan materi dan praktik pertolongan pertama

4.      Mengukuhkan calon anggota

5.      Pelantikan Wira I dan II

6.      Mengadakan tes tentang materi kepalangmerahan

8

Siksi Bidang Materi

1.      Mengisi dan menyediakan obat-obatan

2.      Melakukan pengecekan obat dan peralatan P3K

3.      Mengadakan piket bagi petugas P3K pada kegiatan upacara

4.      Pembenahan inventaris

5.      Mengadakan latihan gabungan dengan sekolah lain

6.      Memberikan materi permainan/ simulasi pada keterampilan anggota

7.      Mengadakan lomba-lomba tentang kePalangmerahan

8.      Membuat mading kesehatan

9.      Melaksanakan dan membuat pembagian piket UKS

10.  Mengadakanbakti sosial

Rabu, 27 September 2023 06:41

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

Ditulis oleh

JENIS SEKSI BIDANG OSIS DAN RINCIAN KEGIATANNYA

SESUAI PERMEN MENDIKNAS NO. 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN

NO

SEKSI BIDANG DAN RINCIAN TUGASNYA

1.

Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa :

a

Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing;

b

Memperingati hari-hari besar keagamaan;

c

Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama;

d

Membina toleransi kehidupan antar umat beragama;

e

Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa keagamaan;

f

Mengembangkan dan memberdayakan kegiatan keagamaan di sekolah.

2.

Pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia :

a

Melaksanakan tata tertib dan kultur sekolah;

b

Melaksanakan gotong royong dan kerja bakti (bakti sosial);

c

Melaksanakan norma-norma yang berlaku dan tatakrama pergaulan;

d

Menumbuhkembangkan kesadaran untuk rela berkorban terhadap sesama;

e

Menumbuhkembangkan sikap hormat dan menghargai warga sekolah;

f

Melaksanakan kegiatan 7K (Keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kedamaian dan kerindangan).

3.

 Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara :

a

Melaksanakan upacara bendera pada hari senin dan /atau hari sabtu, serta hari-hari besar nasional;

b

Menyanyikan lagu-lagu nasional (Mars dan Hymne);

c

Melaksanakan kegiatan kepramukaan;

d

Mengunjungi dan mempelajari tempat-tempat bernilai sejarah;

e

Mempelajari dan meneruskan nilai-nilai luhur, kepeloporan, dan semangat perjuangan para pahlawan;

f

Melaksanakan kegiatan bela negara;

g

Menjaga dan menghormati simbol-simbol dan lambang-lambang negara;

h

Melakukan pertukaran siswa antar daerah dan antar negara.

4.

 Pembinaan prestasi akademik, seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat :

 

a

Mengadakan lomba mata pelajaran/program keahlian;

 

b

Menyelenggarakan kegiatan ilmiah;

 

c

Mengikuti kegiatan workshop, seminar, diskusi panel yang bernuansa ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek);

 

d

Mengadakan studi banding dan kunjungan (studi wisata) ke tempat-tempat sumber belajar;

 

e

Mendesain dan memproduksi media pembelajaran;

 

f

 Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian;

 

g

 Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah;

 

h

 Membentuk klub sains, seni dan olahraga;

 

i

 Menyelenggarakan festival dan lomba seni;

 

j

 Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga.

 5.

Pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural :

 

a

Memantapkan dan mengembangkan peran siswa di dalam OSIS sesuai dengan tugasnya masing-masing;

 

b

Melaksanakan latihan kepemimpinan siswa;

 

c

Melaksanakan kegiatan dengan prinsip kejujuran, transparan, dan profesional;

 

d

Melaksanakan kewajiban dan hak diri dan orang lain dalam pergaulan masyarakat;

 

e

Melaksanakan kegiatan kelompok belajar, diskusi, debat dan pidato;

 

f

Melaksanakan kegiatan orientasi siswa baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan;

 

g

 Melaksanakan penghijauan dan perindangan lingkungan sekolah.

6.

Pembinaan kreativitas, keterampilan dan kewirausahaan :

a

Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna;

b

Meningkatkan kreativitas dan keterampilan di bidang barang dan jasa;

c

Meningkatkan usaha koperasi siswa dan unit produkdsi;

d

Melaksanakan praktek kerja nyata (PKN)/pengalaman kerja lapangan (PKL)/praktek kerja industri (Prakerim);

e

Meningkatkan kemampuan keterampilan siswa melalui sertifikasi kompetensi siswa berkebutuhan khusus;

7.

Pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi  :

a

Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat;

b

Melaksanakan usaha kesehatan sekolah (UKS);

c

Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (narkoba), minuman keras, merokok, dan HIV AIDS;

d

Meningkatkan kesehatan reproduksi remaja;

e

Melaksanakan hidup aktif;

f

Melakukan diversifikasi pangan;

g

Melaksanakan pengamanan jajan anak sekolah.

8.

Pembinaan sastra dan budaya :

a

Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra;

b

Menyelenggarakan festival/lomba, sastra dan budaya;

c

Meningkatkan daya cipta sastra;

d

 Meningkatkan apresiasi budaya.

9.

Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) :

a

Memanfaatkan TIK untuk memfasilitasi kegiatan pem-belajaran;

b

Menjadikan TIK sebagai wahana kreativitas dan inovasi;

c

Memanfaatkan TIK untuk meningkatkan integritas kebangsaan.

10.

Pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris :

a

Melaksanakan lomba debat dan pidato;

b

Melaksanakan lomba menulis dan korespodensi;

c

Melaksanakan kegiatan English Day;

d

Melaksanakan kegiatan bercerita dalam bahasa Inggris (Story Telling);

 

Senin, 01 Agustus 2022 10:34

TATAP MUKA 2022-2023

Ditulis oleh

INFORMASI SEKOLAH TENTANG

PEMBELAJARAN TATAP MUKA 

TAHUN PELAJARAN 2022/2023

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Sehubungan dengan pelaksanaan pembelajaran semester 1 tahun pelajaran 2022/2023 akan segera dilaksanakan mulai hari Senin, 11 Juli 2022 serta berdasarkan pertimbangan:

  1. Keputusan Bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tertanggal 21 Desember 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19);
  2. Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga nomor : 421 / 13462 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Semester II Tahun Pelajaran 2021/2022 di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) di SMA, SMK, dan SLB di Daerah Istimewa Yogyakarta;
  3. Capaian vaksinasi dosis 2 bagi pendidik dan tenaga kependidikan SMA Negeri 1 Pleret lebih dari 80% ( Pendidik dan Tenaga Kependidikan 98% dan siswa 97%)

maka kami beritahukan bahwa pelaksanaan aktivitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Pleret diatur sebagai berikut:

  1. Pembelajaran dilaksanakan setiap hari sesuai kalender pendidikan:
  2. Pembelajaran mulai tanggal 11 Juli 2022 dengan jumlah peserta didik 100% dari kapasitas ruang kelas, pembelajaran diatur sebagai berikut:
  1. Mulai tanggal  11 Juli 2022 jumlah peserta didik 100% dari kapasitas ruang kelas, untuk pengaturan jarak tempat duduk dengan tetap memperhatikan perkembangan penularan COVID-19;
  2. Lama belajar maksimal 10 (sepuluh) jam pelajaran per hari yakni dari pukul 06.50 s.d 15.30 WIB (jadwal terlampir); Unduh disini
  1. Pembelajaran difokuskan untuk pemulihan (recovery) kemampuan peserta didik;
  2. Waktu 5 (lima) menit sebelum pembelajaran berakhir, diselenggarakan gerakan pemaknaan pembelajaran yang dikaitkan dengan filosofi nilai-nilai karakter dan budaya Yogyakarta (Hamemayu Hayuning Bawono, Harmoni, Humanisme, Jalma Kang Utama, Watak SATRIYA);

Untuk mencegah penularan dan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), maka kami mohon partisipasi Bapak/Ibu Orangtua/Wali siswa dan para siswa :

  1. Sebelum berangkat
    1. Memastikan putra/putri Bapak/Ibu sarapan/ konsumsi gizi seimbang;
    2. Memastikan diri dalam kondisi sehat dan tidak memiliki gejala: suhu >37,5o C atau keluhan batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan/atau sesak napas;
    3. Memastikan menggunakan masker dengan benar dan membawa masker cadangan serta membawa pembungkus untuk masker kotor;
    4. Sebaiknya membawa cairan pembersih tangan (hand sanitizer);
    5. Wajib membawa makanan beserta alat makan dan air minum sesuai kebutuhan (kantin belum buka);
    6. Wajib membawa perlengkapan pribadi, meliputi: alat belajar, ibadah, alat olahraga dan alat lain sehingga tidak perlu pinjam-meminjam;
    7. Siswa wajib mengikuti literasi bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Inggris dan kitab sesuai kepercayaan agama masing-masing, sesuai jadwal.
  2. Selama Perjalanan
    1. Menggunakan masker dan tetap menjaga jarak minimal 1,5 (satu koma lima) meter;
    2. Hindari menyentuh permukaan benda-benda, tidak menyentuh hidung, mata, dan mulut, dan menerapkan etika batuk dan bersin setiap waktu;
    3. Menggunakan kendaraan roda 2 milik pribadi atau keluarga dan berboncengan harus dalam satu
    4. Jika menggunakan kendaraan roda 4, tetap menerapkan prinsip jaga jarak
    5. Membersihkan tangan    sebelum    dan    sesudah    menggunakan transportasi publik/antar
  3. Sebelum Masuk Gerbang
    1. Pengantaran dilakukan di lokasi yang telah ditentukan;
    2. siswa mengikuti pemeriksaan kesehatan meliputi: pengukuran suhu tubuh, gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan/atau sesak nafas;
  4. Setelah pengecekan di gerbang
    1. Siswa kelas X IPS, XI IPS, XII IPS dan XII MIPA yang berkendaraan, kelas XII parkir di sisi barat , sedangkan siswa kelas X dan XI di pakir di sisi timur, kemudian menuju ke kelas masing- masing;
    2. siswa yang diantar masuk melalui hall SMAN 1 Pleret, untuk siswa kelas IPS belok ke kiri ( timur) menuju kelas masing-masing, dan kelas MIPA belok ke kanan (barat) menuju kelas masing-masing

                     Selama dalam perjalanan ke kelas siswa wajib

    1.  Sebelum masuk kelas wajib cuci tangan pakai sabun (CPTS) di wastafel depan kelas masing-masing;
    2.  Ketika masuk ruang kelas, tempat yang belakang diisi terlebih dahulu
  1. Selama kegiatan belajar
    1. Tidak melepas masker dan menerapkan jaga jarak minimal 1,5 (satu koma lima) meter;
    2. Menggunakan alat belajar, alat musik, dan alat makan minum pribadi;
    3. Dilarang pinjam-meminjam.
  2. Selesai Kegiatan Belajar Mengajar
    1. Tetap menggunakan masker, usahakan yang keluar terlebih dahulu adalah siswa yang duduk di depan;
    2. Keluar ruangan kelas menuju tempat parkir dengan berbaris sambil menerapkan jaga jarak;
    3. Siswa wajib membersihkan ruangan kelasnya;
    4. Penjemput peserta didik menunggu di lokasi yang sudah disediakan;
  3. Perjalanan Pulang dari Satuan Pendidikan
    1. Menggunakan masker dan tetap jaga jarak minimal 1,5 (satu koma lima) meter;
    2. Hindari menyentuh permukaan benda-benda, tidak menyentuh hidung, mata, dan mulut, serta menerapkan etika batuk dan bersin;
    3. Membersihkan tangan sebelum dan sesudah menggunakan transportasi publik/ antar-jemput.
  4. Setelah Sampai di Rumah
    1. Melepas alas kaki, meletakan barang-barang yang dibawa di luar ruangan dan melakukan disinfeksi terhadap barang-barang tersebut, misalnya sepatu, tas, jaket, dan lainnya;
    2. Membersihkan diri (mandi) dan mengganti pakaian sebelum berinteraksi fisik dengan orang lain di dalam;
    3. Memisahkan pakaian atau mencuci pakaian sekolah.

Demikian  Surat  Pemberitahuan ini kami    sampaikan,    atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih.

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Senin, 25 April 2022 09:53

Pengumuman Kelulusan Tahun Pelajaran 2023-2024

Ditulis oleh

kop_sekolah_warna.jpg

Bantul, 6 Mei 2024

Nomor : 444/190

Sifat    : Amat Penting

Hal     : Pemberitahuan Kelulusan

 

Yth. 1. Bapak/Ibu Orang tua/Wali Murid Kelas XII SMAN 1 Pleret

        2. Siswa/siswi Kelas XII MIPA dan IPS SMAN 1 Pleret

 

Dengan hormat, Memperhatikan:

1. Surat dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga nomor 400.3.14.1/4292 perihal Pemberitahuan

     Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah;

2. Surat Keputusan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pleret Nomor 422/90 tentang Prosedur Operasional Standar (POS)

    Penyelenggaraan ASESMEN SUMATIF AKHIR SMA Tahun Pelajaran 2023/2024

3. Surat Undangan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga nomor 400.3.14.1/11244 tanggal 18 April 2023                 

    tentang  Sosialisasi Penulisan Blangko Ijazah Tahun Pelajaran 2023/2024;

 

Sehubungan hal tersebut telah dilakasanakan rapat pleno kelulusan dihadiri oleh segenap guru dan staf tata usaha pada Jum'at, 3 Mei 2024, untuk kelulusan pada Tahun Pelajaran 2023/2024 di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pleret memutuskan Presentase  Kelulusan 100% dari 166 siswa, berikut hasil keputusan Kepala Sekolah Unduh

Diinformasikan kepada Orang tua/Wali Murid dan Siswa/siswi kelas XII SMAN 1 Pleret untuk  menyaksikan sambutan dari Bapak Kepala Sekolah dengan mengklick BUMA 2024.

Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

 

Kepala Sekolah,

H.HERY KURNIAWAN AKHMAD IKHSAN, S.Pd., M.Pd., B.I.

NIP 197404041994031004

Rabu, 09 Februari 2022 08:58

TATA TERTIB SEKOLAH

Ditulis oleh

TATA TERTIB SEKOLAH

  1. Siswa wajib masuk kelas pada pukul 06.50 WIB dan mengikuti kegiatan awal berupa berdoa, membaca/kajian kitab suci/literasi, dan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya;
  2. Pintu gerbang akan ditutup tepat pukul 07.00 WIB dan dibuka kembali setelah selesai lagu Kebangsaan Infonesia Raya;
  3. Siswa yang datang setelah pukul 07.00 WIB dan tercatat terlambat datang ke sekolah;
  4. Siswa wajib menggunakan Helm Standar Nasional Indonesia;
  5. Sepeda motor siswa harus berplat nomor polisi sesuai aturan yang berlaku.

      Alur siswa terlambat 

  1. Siswa mengisi blangko warna biru;
  2. Blangko di tanda tangani guru piket.

      Alur meninggalkan sekolah 

  1. Siswa meminta 2 blangko warna Pink di ruang BK;
  2. Siswa mengisi 2 blangko warna Pink alasan meninggalkan sekolah;
  3. Siswa meminta tanda tangan guru kelas, guru piket, guru BK;
  4. Siswa meninggalkan blangko 1 di ruang kelas;
  5. Siswa membawa blangko 1 sebagai surat ijin resmi meninggalkan sekolah;
  6. Siswa menuntun kendaraannya sampai pintu gerbang sekolah;
  7. Siswa meniggalkan sekolah dengan membawa blangko Pink; 
  8. Siswa wajib mematuti peraturan lalu lintas di jalan raya.
Jumat, 10 Juli 2020 07:44

OSIS BUMA

Ditulis oleh

1. Pengertian OSIS

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah. Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada.

Dalam upaya mengenal, memahami dan mengelola OSIS perlu kejelasan mengenai Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Struktur OSIS. Dengan mengetahui pengertian, tujuan,fungsi, dan struktur yang jelas, maka akan membantu Pembina peengurus dan perwakilan kelas untuk mendayagunakan OSIS ini sesuai dengan fungsi dan tujuannya.

Pengertian OSIS , meliputi :

a. Secara Semantis

Di dalam Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 226/C/Kep/0/1992 disebutkan bahwa organisasi kesiswaan di sekolah adalah OSIS. OSIS adalah Organisasi Intra Sekolah yang masing-masing kata mempunyai pengertian, sebagai berikut :

1) Organisasi
Secara umum adalah kelompok kerja sama Antara pribadi yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dalam hal ini dimaksudkan sebagai satuan atau kelompok kerjasama para siswa yang dibentuk dalam usaha mencapai tujuan bersama, yaitu mendukung terwujudnya pembinaan kesiswaan.

2) Siswa
Siswa adalah orang yang datang ke suatu lembaga untuk memperoleh atau mempelajari beberapa tipe pendidikan.

3) Intra
Berarti terletak di dalam dan di Antara. Sehingga suatu organisasi siswa yang ada didalam dan di lingkungan sekolah yang bersangkutan.

4) Sekolah
Sekolah adalah satuan pendidikan tempat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar yang dalam hal ini Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah atau Sekolah yang sederajat.

b. Secara Organis

OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di sekolah. Oleh karena itu, setiap sekolah wajib membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain yang ada di luar sekolah.

c. Secara Fungsional

Dalam rangka pelaksanaan kebijakan pendidikan, khususnya di bidang pembinaan kesiswaan, arti yang terkandung lebih jauh dalam pengertian OSIS adalah sebagai salah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan, di samping ketiga jalur yang lain yaitu latihan kepemimpinan, ekstrakurikuler, dan wawasan wiyatamandala.

d. Secara Sistemik

Apabila OSIS dipandang sebagai suatu sistem, berarti OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam hal ini OSIS dipandang sebagai suatu sistem, dimana sekumpulan para siswa mengadakan koordinasi dalam upaya menciptakan organisasi yang mampu mencapai tujuan. Oleh karena itu, OSIS dipandang sebagai suatu sistem ditandai beberapa ciri pokok, yaitu:

1) Berorientasi pada tujuan
2) Memiliki susunan kehidupan berkelompok
3) Memiliki sejumlah peranan
4) Terkoordinasi
5) Berkelanjutan dalam waktu tertentu

2. Latar Belakang Berdirinya OSIS

Sebelum lahirnya OSIS, di sekolahsekolah tingkat SLTP dan SLTA terdapat organisasi yang bebagai macam corak bentuknya. Ada organisasi siswa yang hanya dibentuk bersifat intern sekolah itu sendiri, dan ada pula organisasi siswa yang dibentuk oleh organisasi siswa di luar sekolah.

Organisasi siswa yang dibentuk dan mempunyai hubungan dengan organisasi siswa dari luar sekolah, sebagian ada yang mengarah pada hal-hal bersifat politis, sehingga kegiatan organisasi siswa tersebut dikendalikan dari luar sekolah sebagai tempat diselenggarakannya proses belajar mengajar.

3. Tujuan OSIS

Setiap organisasi selalu memiliki tujuan yang ingin dapat dicapai, begitu pula dengan OSIS ada beberapa tujuan yang hendak dicapai. Struktur-dan-tugas-pengurus-osis, antara lain:

  • Meningkatkan generasi penerus yang beriman dan bertaqwa
  • Memahami, menghargai lingkungan hidup dan nilai-nilai moral dalam mengambil keputusan yang tepat
  • Membangun landasan kepribadian yang kuat dan menghargai HAM dalam kontek kemajuan budaya bangsa
  • Membangun, mengembangkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air dalam era globalisasi
  • Memperdalam sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan kerja sama secara mandiri, berpikir logis dan demokratis
  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta menghargai karya artistik, budaya dan intelektual
  • Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani .

Oleh karena itu dengan adanya tujuan OSIS tersebut diharapakan akan munculnya bibi-bibit generasi muda yang unggul dalam nilai keagamaan yang diserati sikap jujur, displin,dan tanggung jawab sehingga dapat memunculkan jiwa kepemimpinan.

 

4. Fungsi OSIS

Salah satu ciri pokok suatu organisasi adalah memiliki berbagai macam fungsi , demikian dengan OSIS sebagai suatu organisasi memiliki beberapa fungsi dalam mencapai tujuan. berdasarkan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (2008) sebagai pedoman Pembinaan Organisasi Siswa Intra Sekolah dan dijelaskan bahwa Osis memiliki 3 fungsi yaitu :

a. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai Wadah

Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan satu-satunya wadah kegiatan para siswa di sekolah bersama dengan jalur pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya pembinaan kesiswaan. OSIS sebagai wadah organisasi artinya tempat dimana para siswa melakukan kegiatan bersama, bertukar ilmu, bertukar pikiran , mengeluarkan pendapat untuk mencapai tujuan dan citacita bersama.

b. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai Penggerak / Motivator

OSIS sebagai motivator artinya mempengaruhi semangat para siswa untuk berbuat dan melakukan kegiatan bersama-sama dalam mencapai tujuan. Motivasi adalah suatu perangsang dan dorongan bagi seseorang agar dapat melakukan sesuatu yang lebih baik dan produktif. Sedangkan motivator adalah yang melakukan suatu dorongan tersebut.

c. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai Pembinaan Siswa

OSIS sebagai pembinaan kesiswaan merupakan jalur pembinaan yang berusaha memberi bekal pengetahuan dan pengalaman kepada siswa untuk memimpin dirinya, orang lain, dan lingkungannya dalam mengikuti kegiatan sekolah dan kehidupan sosial sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan untuk mencapai keberhasilan pendidikan siswa di sekolah.

5. Tugas dan Struktur Organisasi OSIS

Organisasi ini bersifat intra sekolah dan menjadi satu-satunya wadah yang menampung dan menyalurkan kreativitas baik melalui kegiatan ekstrakulikuler yang menunjang kurikulum tidak menjadi bagian organisasi di luar sekolah.

Pada dasarnya setiap OSIS di satu sekolah memiliki struktur organisasi berbeda Antara satu dengan yang lainnya, namun biasanya struktur keorganisasian dalam OSIS meliputi :

a. Ketua Pembina (Kepala Sekolah)
b. Wakil Ketua Pembina (Wakasek Kesiswaan)
c. Pembina (biasanya guru yang ditunjuk oleh Sekolah)
d. Ketua Umum
e. Wakil Ketua
f. Sekretaris;
g. Wakil Sekretaris;
h. Bendahara;
i. Wakil Bendahara;
j. Sekretaris Bidang, yang meliputi 10 (sepuluh) bidang.